Sejarah Berdirinya Perpusnas RI dan Kaitannya dengan Hari Buku


Perpustakaan Nasional (Perpusnas) adalah institusi penting dalam dunia perbukuan dan pendidikan di Indonesia. Berdirinya Perpusnas memiliki hubungan erat dengan peringatan Hari Buku, yang merupakan momen penting untuk menghargai pentingnya literasi dan pengetahuan.

Sejarah berdirinya Perpustakaan Nasional dimulai pada tanggal 28 September 1980, ketika Pemerintah Indonesia melalui Keputusan Presiden No. 51 tahun 1980 menetapkan pembentukan Perpustakaan Nasional sebagai lembaga pusat perpustakaan di Indonesia. Perpusnas didirikan dengan tujuan untuk mengumpulkan, menyimpan, melestarikan, serta menyediakan akses ke berbagai koleksi bahan pustaka yang terkait dengan kebudayaan, sejarah, dan ilmu pengetahuan.

Baca juga : Tips Memilih Penerbit yang Tepat untuk Menerbitkan Buku

Perpustakaan Nasional memainkan peran yang sangat penting dalam memajukan dunia perbukuan dan literasi di Indonesia. Fungsi utamanya adalah sebagai lembaga penelitian dan pengembangan perpustakaan, pengumpulan dan penyebaran informasi, serta pengembangan jaringan perpustakaan di seluruh Indonesia. Perpusnas juga berfungsi sebagai penyedia layanan perpustakaan yang mendukung kegiatan belajar, penelitian, dan kegiatan masyarakat umum.

Peringatan Hari Buku, yang jatuh pada tanggal 17 Mei setiap tahunnya, memiliki kaitan erat dengan berdirinya Perpustakaan Nasional. Hari Buku merupakan momen yang penting untuk mempromosikan pentingnya membaca, menumbuhkan minat baca masyarakat, serta meningkatkan kesadaran akan peran perpustakaan dalam mendukung pengetahuan dan pendidikan.

Peringatan Hari Buku sering kali diselenggarakan dengan berbagai acara dan kegiatan, seperti pameran buku, bincang-bincang literasi, lokakarya menulis, dan lain sebagainya. Perpustakaan Nasional sering menjadi salah satu lokasi utama untuk acara peringatan Hari Buku, di mana masyarakat dapat mengakses koleksi buku yang beragam dan mengikuti berbagai kegiatan yang diselenggarakan.

Baca juga : Jenis-Jenis Kertas yang Perlu Penulis Tahu Sebelum Menerbitkan Buku, Nih!

Sejarah berdirinya Perpustakaan Nasional dan peringatan Hari Buku memiliki tujuan yang sama, yaitu meningkatkan minat baca masyarakat, memajukan dunia perbukuan, serta menyediakan akses yang lebih luas terhadap pengetahuan dan literasi. Melalui upaya ini, diharapkan bahwa kesadaran akan pentingnya membaca dan pengetahuan dapat semakin meningkat, sehingga menciptakan masyarakat yang lebih cerdas, kreatif, dan berdaya saing.

Dengan adanya Perpustakaan Nasional dan peringatan Hari Buku, diharapkan semakin banyak orang yang terinspirasi untuk membaca, menulis, dan menghargai buku sebagai sumber pengetahuan dan hiburan. Keduanya menjadi pijakan penting dalam mengembangkan budaya literasi yang kuat dan membangun masyarakat yang gemar membaca di Indonesia.

Subscribe to receive free email updates: