Cermin yang Bermata

Detail Buku:

Judul : Cermin yang Bermata

Penulis : Dyah Erna sulistyawati S.Pd

Halaman : vi + 130 halaman 

Ukuran : 14 X 20 cm

Jenis Kertas : Bookpaper

Editor: Rofiatul Mukarroham S.Ag. M.Pd.I 

Tata Letak: Dedy Ronggo 

Ilustrasi: Dedy Ronggo

 

Blurb :

Salah satu cara mengembangkan rasa ingin tahu dan kreatifitas yang cukup besar pada anak adalah dengan menumbuhkan minat bacanya terlebih dahulu. Minat baca akan timbul, jika ada bahan bacaan yang menarik bagi anak. Tidak hanya menarik untuk dibaca. Tetapi juga harus memiliki pesan moral yang akan membangkitkan daya imajinasi yang baik, kreatifitas, dan pengobar semangat bagi anak-anak.
Salah satu ikhtiar penulis sebagai seorang Pembina Pramuka adalah menuliskan banyak pengalaman kepramukaan ke dalam sebuah cerita pendek. Pesan-pesan yang tersampaikan lewat cerita pendek ini, diharapkan dapat mengantarkan pengembaraan imajinasi anak-anak, bagaimana dapat menjadi diri yang unggul, memiliki jiwa pemimpin, menjadi berani tetapi tidak merasa sok jagoan, dapat menempatkan diri dalam kelompok, bekerja sama dalam sebuah tim, serta mandiri dan tangguh.

Biodata penulis :

Penulis adalah seorang ibu rumah tangga. Ibu dari seorang putri yang berprofesi sebagai tenaga pendidik. Penulis lahir di Kota Angin, Jawa timur. Lulus dari IKIP Negeri Surabaya (dulu), sekarang Universitas Negeri Surabaya sebagai bekal untuk mengabdikan diri di Madrasah Ibtidaiyah Negeri 1 Pasuruan. Sebagai seorang pendidik di kelas 3 yang semakin mengakarkan jiwa untuk lebih dalam mencintai anak-anak. Penulis juga pernah mengabdikan diri, di Madrasah Ibtidaiyah Swasta di Wilo Ketanireng Prigen Pasuruan, sebagai seorang DPK, PNS yang diperbantukan.

Kecintaan dengan anak-anak dan kecintaan pada aktivitas kepramukaan, mengantarkan penulis sebagai seorang Pembina Kepramukaan di MIN 1 Pasuruan. Penulis sekarang sebagai seorang Pembina Siaga. Penulis juga mengabdikan diri sebagai pelatih di Pusdiklatcab Pasuruan.

Bagi penulis, menulis adalah area pengembaraan imajinasi. Sehingga penulis selalu menggembarakan imajinasinya dalam karya. Imajinasi itu telah mengembara dalam karya-karya puisi yang telah terangkum dalam kidung aksara 1, album kegiatan terangkum dalam kata yang terbingkai pada Api Unggun yang Tak Kunjung Padam, Kisah Kami pada Jambore Nasional, Di bawah Langit Cibubur, Kepak Sayap Sang Garuda dalam antologi, Cita, Cinta, dan Air Mata, Romadhon dalam Jurnal, Percikan Tinta Sang Guru, Ibuku Kartiniku Idolaku, Guru Madrasah Berani Menulis dan masih banyak lagi album tulisan yang bisa dinikmati dengan menghubungi penulisnya.

“Membacalah, maka pengembaraan imajinasimu akan membentangkan sayapnya.”

Subscribe to receive free email updates: